Pemerintah Indonesia terus mempercepat transformasi digital dengan mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang terintegrasi. Langkah ini ditandai dengan peluncuran INA Digital oleh Presiden Joko Widodo pada SPBE Summit 2024 di Istana Negara, Jakarta, pada 27 Mei 2024. INA Digital, bagian dari Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI), berperan sebagai akselerator transformasi layanan digital pemerintah, mewujudkan layanan publik yang lebih berkualitas, terpercaya, dan efisien.
Presiden Jokowi menekankan pentingnya penguatan infrastruktur digital publik dan transformasi teknologi pemerintahan untuk meningkatkan daya saing Indonesia. Beliau mengkritisi adanya 27 ribu aplikasi layanan publik milik pemerintah yang tidak terintegrasi dan tumpang tindih, serta menginstruksikan penghentian pembuatan aplikasi baru yang berjalan sendiri-sendiri. Dengan adanya INA Digital, diharapkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat dapat disederhanakan dan terintegrasi melalui satu portal.
Selain itu, evaluasi SPBE tahun 2024 menunjukkan peningkatan indeks nasional menjadi 3,12, melampaui target RPJMN 2020-2024 sebesar 2,60. Menteri PANRB, Rini Widyantini, menyatakan bahwa capaian ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas penerapan SPBE di instansi pusat dan daerah, dengan tujuan akhir meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.